Mempercayai Kemampuanmu

index.jpg

 sumber

“Hal yang paling menyedihkan itu bukan ketika orang lain tak mempercayai kemampuanmu, tapi ketika kau tak percaya pada kemampuanmu sendiri, karena pada titik itu kau akan berhenti mencoba.”

Kamu pasti pernah disepelekan,bukan ? mungkin pernah mungkin juga tidak. Kalau misalnya ada yang mengatakan ‘Emang kamu bisa ?’ ke kalian pernah tidak ?

Percayalah omongan-omongan seperti itu sebenarnya tak terlalu buruk, karena dengan adanya orang-orang yang berbicara seperti itu padamu, secara tidak sadar kamu pasti akan berusaha dan membuktikan pada mereka bahwa kamu bisa, dan kamu mampu. Ya, Omongan dan cercaan orang-orang justru akan membuatmu semangat, membangkitkan semangatmu yang telah hilang atau tiba-tiba saja hilang.

Lalu, bagaimana kalau kamu tidak mempercayai kemampuanmu sendiri. Kamu pernah tidak merasa minder pada dirimu sendiri dan merasa bahwa kamu tak mampu melakukan sesuatu yang selama ini orang lain remehkan ? lalu kamu pun mulai mempertanyakan “ Aku bisa ga ya ?”, “Pasti ga bisa.”, “kayaknya aku ga bisa deh.”

Saat pertanyaan-pertanyaan seperti itu muncul dalam benakmu, saat itu juga kamu sedang tak mempercayai dirimu sendiri, saat itu juga kamu sedang merendahkan dirimu sendiri. Dan sialnya, saya sedang mengalami hal seperti itu. Menyebalkan. Di sisi lain, saya masih ingin melakukan sesuatu hal yang saya yakini sebelumnya, di lain sisi, logika saya terus mempertanyakan “emang kamu bisa?”

Sejujurnya, Saya ingin mengikuti lomba #bloggerdreamteam raditya dika, saya bahkan sudah mendaftarkan diri dan menyimpan sebuah ide yang akan saya eksekusi tapi karena hal tersebut saya jadi mengurungkan niat tersebut. Ide yang beberapa hari ini muncul saya singkirkan, saya endapkan begitu saja dalam draft, dan tak tersentuh sama sekali. Setiap kali saya mencoba untuk menulis, saat itu juga saya berhenti dan hanya menghasilkan beberapa kalimat saja. Menyebalkan. Seperti quote yang sudah saya tuliskan di atas, bahwa hal yang paling menyedihkan itu adalah ketika kamu sudah tak mempercayai kemampuanmu sendiri. Pada titik itu kamu akan berhenti mencoba, Akan ada ketakutan yang terus membatasi gerakmu dan membuatmu tak bisa bergerak hingga akhirnya tak ada yang bisa kamu lakukan, lalu kamu akan mengatakan ‘tuhkan bener, aku ga bisa’ sebagai pembenaran atas sugesti kita sendiri. Sebenarnya hal tersebut bukan karena kamu tak mampu tapi karena kamu terlalu terpaku pada sugestimu sendiri. Dan berikut adalah hal-hal yang sering saya lakukan ketika saya merasa minder dan tak percaya pada kemampuan saya sendiri :

  1. Yakinlah bahwa kamu tercipta dengan kemampuan yang istimewa

“Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (Qs. At-Tin 95:4)

“Dan sesungguhnya telah kami muliakan anak-anak adam, Kami angkut mereka

daratan dan di lautan, kami beri mereka rezeki dari yang baik-baik dan kami lebihkan mereka dengan kelebihan yang sempurna atas kebanyakan makhluk yang telah kami ciptakan.”(Qs. Al-Isra 17:70)

Dalam kedua ayat tersebut sudah dijelaskan bahwa kita semua sudah dilengkapi oleh kelebihan dan keistimewaan yang berbeda dibandingkan dengan makhluk lain di bumi ini. Jadi sudah seharusnya kita bersyukur dan memanfaatkan kelebihan tersebut. Yakinlah bahwa kita mampu melakukan apa yang ingin kita lakukan (dalam hal yang bersifat positif) karena kita memiliki akal. Tapi kita juga jangan lupa bahwa potensi yang kita miliki harus kita asah dan jangan dibiarkan begitu saja, contohnya saja passion. Bekerja karena passion itu memang menyenangkan, tapi belum tentu passion kita bisa kita jadikan sebagai pekerjaan. Kita harus profesional dulu terhadap apa yang menjadi passion kita. Passion itu tidak sehari dibentuk, butuh proses yang panjang.

  1. Stop mengatakan “aku ga bisa.

Sadar atau tidak, kadang perkataan itu mampu mempengaruhi psikologi seseorang. Jadi ketika rasa minder mulai muncul, coba hilangkan perasaan tersebut. Atau paling tidak berhentilah mengatakan ‘aku ga bisa.’ Dan ubahlah kata tersebut dengan ‘aku pasti bisa.’ Hal tersebut bisa mempengaruhi mu dan membuatmu semangat lagi.

  1. Jangan Batasi dirimu dengan rasa takut akan gagal

Biasanya rasa minder dan rasa tak percaya diri pada kemampuan sendiri itu disebabkan karena rasa takut yang berlebihan yang kita rasakan. Hal tersebut membuat gerak langkahmu terbatas dan membuatmu berhenti untuk mencoba. Hal tersebut lah yang paling membahayakan, karena ketika kamu mengalami hal tersebut kamu akan terus dan terus merasa takut. Contohnya, si A sudah mengirim naskahnya ke sebuah penerbit dan ternyata naskah tersebut sudah berpuluh kali ditolak. Jika si A merasa takut untuk ditolak kembali dan memilih untuk tak mengirim naskah itu sendiri, maka selamanya naskah tersebut tidak akan pernah menjadi buku.

Oke that’s all from me, bagi yang mempunyai pengalaman seperti di atas dan percaya diri akan kemampuannya bisa komentar di koloom komentar ya ….. 🙂

 

Advertisements

Surat Untuk Ibu

 

Untuk Ibu Iyah….

Seseorang yang paling kuat dan paling sabar yang pernah kukenal. Setiap hari dia harus pergi menyediakan sarapan untuk anak-anaknya, lalu membuka toko sembako di pagi hari. Saat semua orang tengah berkumpul bersama menonton tv dengan keluarganya, dia justru harus bekerja seharian dari jam 6 pagi dan  pulang ke rumah jam 9 malam. Mungkin itu terlihat biasa saja bagi orang lain, tapi tidak bagiku, karena dia adalah ibuku. Dia melakukan itu dengan sangat tulus dan dengan tubuh rentanya yang hampir memasuki kepala 6. Belum lagi dia juga harus berjuang melawan penyakit komplikasi yang diderita, jantung dan diabetes. Sayangnya, beliau harus menutup usia tahun lalu pada tanggal 24 Oktober 2013. Ya dia adalah telah meninggal.

Hai, Bu ? Bagaimana kabarmu di syurga ? Baik kah ?

Bu, tahu tidak ? jika dulu aku tak percaya jika kau telah tiada, maka setelah kepergianmu, aku malah tak percaya jika kenangan tentangmu dulu adalah nyata. Itu seolah-olah hanya khayalanku semata.

Bu, tau adalah wanita terhebat yang pernah kukenal, kau mampu menghidupi kami , ke-enam anakmu dengan keringatmu sendiri. Kau melakukannya seorang diri. Tidakkah itu hebat ?  walau anak-anakmu nakal, walau anak-anakmu belum tentu dan sepertinya tak akan pernah bisa membalas semua jasamu.

Bu, aku tak akan pernah malu mengakui mu sebagai ibuku. Dulu, kau selalu menganggap dirimu bodoh, karena tak mampu mengenyam pendidikan. Hal itulah yang membuatmu berjuang sekuat tenanga  agar aku bisa sekolah dan tak hidup seperti mu yang hanya seorang pedagang biasa. Tapi aku bangga, dari rahimmu lah aku dilahirkan, dari rahim seorang pedagang lah aku dilahirkan. Kau sekalipun tak pernah lelah untuk berusaha mencukupi segala kebutuhan kami. Baik itu dari segi financial maupun kasih sayang. Berperan ganda sebagai seorang ayah dan ibu itu tak mudah, tapi kau selalu berusaha keras agar aku tetap merasakan kasih sayang seorang ayah.

Bu, semoga kau bertemu dengan ayah di Syurga.

Bu, masih ingat tidak ketika aku berkelakuan aneh dan dianggap gila oleh semua orang ? Aku ingat,bu. Saat  itu aku mengalami luka atas fitnah yang dilakukan oleh beberapa orang yang tak menyukai keluarga kita. Aku memendam semuanya dan tak menceritakannya padamu. Hal tersebut membuat aku melampiasan semua kemarahanku padamu . Saat itu kau berkata bahwa kau percaya pada ku. Kau berkata bahwa aku mampu menjadi orang sukses dan berguna bagi orang lain. Padahal sikapku saat itu sangat menyakiti hatimu, tapi kau malah memeluk ku dengan erat dan berkata seperti itu. Oh hati siapa yang tak sakit jika melihatnya..

Bu, aku sangat merindukan mu. Hampir setiap hari aku merindukan mu, aku rindu akan semua nasehatmu, aku rindu akan semua kecerewetanmu yang selalu mengkhawatirkan ku, dan yang paling aku rindukan adalah saat bercerita tentang banyak hal, entah itu mimpiku, sekolahku, atau apapun itu. Dengan penuh rasa penasaran kau akan menanyakan banyak hal padaku. Oh bu, aku sangat merindukan moment itu, aku ingin mengulangnya kembali.

Bu, mungkin sekarang kau telah bersama Tuhan, kau adalah malaikat pelindungku yang menyembunyikan sayapnya. Mungkin tugasmu untuk menjaga ku sudah selesai, dan kau meninggalkan ku. Sejujurnya, aku tak rela harus melepas mu pergi. Dan aku yakin kau pun tak akan pernah mau pergi meninggalkan ku, jika kau diijinkan untuk memilih.

Bu, aku akan selalu mengingat semua pesanmu dan aku akan mencoba menghidupkan mu di hatiku. Walaupun tugasmu untuk melindungi ku sudah selesai, tapi aku percaya bahwa kau masih mengawasi ku di syurga, sana. Jika bisa, ada dua hal yang ingin aku lakukan jika aku bisa bertemu denganmu. Pertama, aku akan mengatakan maaf dan terimakasih, kedua aku akan mencium tangan, kening dan pipimu, seperti yang sering kulakukan dulu.  Sayangnya berapa banyak pun harta yang kumiliki, aku tak akan bisa melakukan kedua hal itu. Waktu memang sangat berarti ya, Bu ? Dan kau pun orang paling berarti yang mungkin baru  kusadari.

Bu, surat ini akan kukirimkan untuk lomba. Jika menang, aku akan memberikan ini sebagai hadiah terakhirku untuk mu. Kurasa, beribu rasa Terima kasih tak akan pernah cukup untuk membalas semua ketulusanmu dan beribu bahkan berjuta kata pun takkan mampu menjabarkan sosok tulusmu. Aku mencintai mu, Bu. Akh aku seharusnya mengecupmu saat mengucapkan itu, tapi sayang kau tak ada disini. Selamat tinggal,bu. Lain kali aku akan menuliskan surat lagi untuk mu .

Paling Berharga

 

Adakah hal yang paling berharga di dunia ini ? Sesuatu yang tak bisa digantikan oleh apapun dan tak pernah bisa dinilai serta tak akan pernah bisa dibeli dengan berapa banyak pun uang yang kita miliki. Ada hal- hal yang memang sangat berarti di dunia ini, diantaranya waktu, kenangan dan seorang ibu.

  1. Waktu

Semua di antara kita memiliki waktu yang sama setiap harinya, 24 jam. Ada yang mampu memanfaatkannya dengan baik dan ada yang justru berleha-leha serta tak menganggap waktu itu penting. Padahal jika kita pikirkan kembali, waktu termasuk ke dalam sesuatu yang paling berharga. Sesuatu yang tak dapat digantikan dan tak akan pernah bisa dibeli oleh apapun. Tak heran jika ada ungkapan “Time is money”. Waktu memang sangat berharga,  Karena kita tak bisa mengembalikan waktu, karena kita tak bisa memutar kembali waktu yang pernah kita lalui. Jika Kita mampu  memutar kembali waktu, mungkin tak akan ada  penyesalan, tak akan ada hal-hal yang kita sesali, takkan ada hal-hal yang bisa kita pelajari dalam setiap hal yang kita lalui.

  1. Kenangan

Kenangn menjadi hal yang berarti karena setiap orang memiliki kenangan tersendiri, setiap orang memiliki cerita tersendiri. Dan kenangan menjadi hal yang kekal dan akan selalu kita ingat sampai kapan pun. Pertanyaannya, sudahkah kita membuat kenangan yang menyenangkan bersama orang-orang yang kita sayangi ? Sebelum akhirnya kita menyesal karena kesempatan untuk mengukir kenangan sudah tak ada, sebelum orang-orang yang kita sayangi sudah kehabisan waktu dan tak bisa lagi bersama kita.

 

bigzk3mccaabb1n-jpg-large

sumber

  1. Ibu

Sebernarnya dari ketiga hal di atas semuanya saling berkaitan khususnya jika menyangkut tentang ibu. Ibu adalah seseorang paling berharga. Harta paling mahal yang tak pernah kita sadari, karena do’a beliau merupakan suatu keberkahan, dan tanpa do’a dari seorang ibu, kita takkan bisa menjadi apa-apa.

Sadarkah kita ? terkadang kita terlalu banyak melewatan hal-hal paling berharga jika berhubungan dengan ibu. Contohnya waktu, berapa banyak waktu yang sudah kita sia-siakan ketika ibu kita masih ada ? Kadang, ketika beliau masih ada kita enggan untuk membagi waktu kita untuk beliau, walaupun hanya untuk beberapa jam dalam sehari. Padahal sebenarnya apa yang mereka inginkan itu teramat sederhana. Lebih sederhana dari semua hal yang sering kita minta pada seorang ibu, lebih sederhana dari apa yang sudah ibu lakukan untuk kita, mengandung dan melahirkan misalnya. Mengandung dan melahirkan itu hal yang luar biasa, yang bahkan sampai kapanpun tak akan pernah bisa kita membayar jasa beliau yang satu itu.

Hal yang paling mereka inginkan terkadang hanya kebersamaan. Kita mampu membagi waktu kita untuk beliau, kita mau mendengarkan cerita mereka dan  kita mampu membuat kenangan kebersamaan bersama beliau yang akan kita kenang sampai kapan pun walaupun mereka sudah tiada.

Actually, i have a story base on my experience. Saya bukan tipikal orang yang dengan gampangnya bisa mengatakan “i love you “ pada seorang ibu. Saya hampir tak pernah melakukannya. Justru saya lebih sering bertengkar dengan beliau, lebih sering mengalami perbedaan pendapat dan kadang berujung dengan menyakiti hati beliau. Tapi kami saling mengerti satu sama lain, kami saling mencintai satu sama lain, dan baik saya dan ibu tahu akan hal itu. Tapi, hal tersebut lama-lama menghilang. Saya tidak menjadi anak yang memberontak lagi, saya tidak menjadi anak yang sok tahu dan seakan-akan mengerti akan apapun. Saya justru menjadi seorang anak yang patuh yang mulai mengakui bahwa pengalaman ibu saya lebih banyak, beliau lebih tahu akan banyak hal dan apa yang beliua katakan itu benar. Sejak saat itu, kedekatan kami makin intens. Saya mulai sering bercerita pada beliau tentang apapun. Saya juga mau mendengarkan semua cerita dan keluh kesah beliau, mulai menuruti semua yang beliau katakan.

Semua yang beliau katakan semuanya saya ikuti selama saya mampu melakukannya, contohnya saya harus sekolah di mana, saya harus mengambil jurusan apa dan hal- hal lainnya. Tak ada pemberontakan tak ada penolakan saya benar-benar menjadi anak yang penurut. Bahkan setiap pagi, saya sudah tak malu lagi untuk mencium tangan ibu saya dan mencium kedua pipi beliau.

Katanya, rasa cinta tak cukup untuk diungkapkan tapi harus ditunjukkan. Saat itu saya menunjukkan rasa cinta saya, namun saya jarang sekali mengungkapkannya, saya jarang mengatakan “I love you pada beliau”. Dan saya ingat sekali saat hari ibu dua tahun lalu, saat itu saya berencana untuk membelikan ibu saya hadiah dan mengatakan bahwa saya menyayangi beliau.

Takdir kadang memang selalu berbuat sesuai kehendaknya sendiri. Ibu saya meninggal 2 bulan sebelum hari ibu. 23 oktober 2013, beliau pergi untuk selama-lamanya. Sejujurnya saya menyesal. Sungguh. Betapa, kenapa dulu saya begitu gengsi untuk mengatakan bahwa saya menyayangi beliau, kenapa dulu saya harus menunggu hari ibu hanya untuk sekedar memberi hadiah dan mengucapkan rasa sayang. Padahal setiap hari saya masih bisa mengucapkan rasa sayang saya pada beliau, padahal dulu tiap hari saya bisa membelikan beliau hadiah. Kenapa saya harus menunggu hari ibu ?

Sekarang sekalipun saya sangat merindukan beliau, sekalipun saya ingin sekali bertemu beliau, saya tak akan pernah bisa. Dan walaupun saya nanti bisa sekaya dan sehebat apapun, saya tetap tak akan pernah bisa bertemu dengan beliau, karena waktu dan  kenangan sangat berharga.                          Jadi, untuk apa harus menunggu hari ibu untuk mengatakan cinta dan memberikan hadiah jika pada kenyataannya bisa dilakukan hari ini ? Lakukan lah sekarang,lakukan lah setiap hari. Kalau perlu cium lah tangan ibumu setiap hari dan katakan bahwa kamu menyayangi beliau setiap hari, karena kita tak akan pernah tahu kapan beliau akan berpulang. Jadi, sudahkah kamu mencium dan mengatakan “I love you” pada ibu mu hari ini ?

 

 

 

Blog Sebagai Penyumbang Konten Marketing

Blog adalah suatu aplikasi web yang berupa postingan tulisan-tulisan yang dimuat di sebuah halaman web. Saat ini blog memang sedang berkembang pesat dan menjamur, khususnya di Indonesia, banyak orang yang mempunyai blog dan tertarik untuk menjadi seorang blogger, entah dari pelajar, bahasiswa, karyawan maupun ibu rumah tangga.

Hal tersebut sama seperti apa yang pernah dikatakan oleh alit susanto seorang penulis terkenal melalui akun twitternya. Yang kurang lebih begini tulisannya, “ Blog itu ga akan pernah sepi. Kalo Twitter pasti bisa sepi, facebook pasti bisa sepi, tapi blog justru sebaliknya, blog akan semakin ramai dari hari kehari.”

Dan hal tersebut terbukti dari hasil penelitian Pada tahun 2014, berdasarkan live statatistik internetlivestats per detiknya bertambah hingga puluhan website dan sudah ada 1.060.123.400 lebih website. 1,06 milyar website.

Blog dari hari ke hari memang akan semakin ramai karena semakin hari orang-orang akan semakin haus akan informasi, apalagi blog merupakan kumpulan informasi yang benar-benar mudah didapatkan dan mudah diakses. Sebagai contoh mungkin ktia pernah kesulitan dalam mencari informasi untuk mengerjakan tugas kuliah, akhirnya kita mencari informasi tersebut itu melalui internet di blog, karena kemudahan dan praktisnya mencari informasi di blog. Selain itu, orang-orang dari hari ke hari semakin melek teknologi, bahkan sekarang anak SMA pun sudah banyak yang menggunakan dan mempunyai blog.

Hal tersebut tidak lepas dari pengamatan para produsen. banyak perushaan-perusahaan besar yang memanfaatkan internet untuk kepentingan marketing, khususnya  media sosial. Media sosial seperti Facebook, twitter, Path dan Instagram biasanya dipakai sebagai konten marketing. Disetiap media sosial tersebut pasti ada beberapa orang yang menjadi konten marketing. Namun, di antara semua media sosial tersebut, blog lah yang paling efektif dan paling diminati oleh perusahaan untuk dijadikan sebagai konten marketing.

download (4)

Sumber gambar di sini

         Konten marketing sendiri merupakan suatu kegiatan  yang berupa postingan, foto maupun video yang memberikan informasi suatu produk dengan detail sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh perusahaan dengan cara yang menarik dan persuasif, sehingga para pembaca tertarik menjadi seorang kostumer.  Tapi, konten marketing ini tak perlu menjual produk tersebut, mereka hanya memberikan semua informasi yang sedetail-detailnya akan suatu produk.

Konten marketing tak bisa dipisahkan dengan para blogger, karena blogger mempunyai peran penyumbang dalam konten marketing. Berikut hal-hal yang bisa dijadikan acuan kenapa blogger merupakan penyumbang dalam konten marketing :

  1. Blogger merupakan seorang pencerita yang baik

Tulisan mereka rata-rata panjang dan biasanya detail dalam menceritakan suatu hal. Lain halnya ketika seorang wartawan yang menuliskan konten marketing tersebut, mereka mungkin hanya akan menuliskan beberapa baris informasi, dan tidak akan sedetail para blogger.

  1. Bersifat jangka panjang

Tulisan dalam sebuah blog itu bersifat jangka panjang lain lagi ketika suatu perusahaan menggunakan seorang twitter buzzer  untuk menjelaskan tentang suatu produk, twit mereka akan terus berganti dengan twit yang baru. Tapi dengan blog, tulisan itu takkan cepat berganti dan bergeser. Jika pun kita lupa atau tulisan itu sudah lama diposting, kita bisa mencarinya di search engine dengan sebuah keyword dan kita pasti akan menemukannya.

  1. Lebih Murah

Lebih murah di sini bukan berarti menggunakan konten marketing itu tak memerlukan biaya yang banyak, hanya saja jika dibandngkan dengan melakukan iklan besar-besaran di televisi ataupun di media masa, menggunakan konten marketing lebih murah dan lebih tahan lama, tidak harus dikontrak per tahun.

  1. Sudut pandang dari sisi seorang kostumer

Hal paling penting dari konten marketing adalah para blogger menuliskan dan menjelaskan sebuah informasi produk dari sudut pandang seorang kostumer bukan dari sudut pandang si produsen, Karena itu pula apa yang di sampaikan bisa lebih mengena dan disukai oleh para pembaca. Atas dasar itu para pembaca merasa diberi sebuah rekomendasi untuk membeli produk yang telah dituliskan oleh para blogger. Walaupun tahapnya kadang terasa begitu lambat karena para blogger tersebut berusaha untuk meyakinkan si calon kostumer.

 

Referensi

http://www.bairuindra.com/2015/11/blog-sebagai-penyumbang-konten-marketing.html

http://ceritaku-lintang.blogspot.co.id/2014/09/berapa-jumlah-website-di-seluruh-tahun.html

http://panduanim.com/content-marketing/

 

 

 

Optimis Cirebon Bisa Menjadi Smart City

images (5)

sumber gambar di sini

Saat ini smart city sedang menjadi impian bagi setiap kota di Indonesia. Smart city sendiri merupakan sebuah konsep kota cerdas, di mana masyarakatnya mengelola dan memanfaatkan sumber daya yang ada dengan efisiensi dan memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat untuk mengantisipasi kejadian tak terduga. Dengan kata lain smart city merupakan suatu konsep pembangunan yang memanfaatkan sumber informasi dan menggunakan teknologi yang canggih untuk mempermudah kehidupan.

Banyak kota-kota di Indonesia yang sedang berbenah agar menjadi smart city.  Dan salah satu kota yang tengah berbenah agar menjadi smart city adalah kota Cirebon. Kota Cirebon adalah kota yang terkenal dengan sebutan kota udang dan terletak di daerah pesisir utara pulau Jawa atau biasa dikenal dengan jalur pantura yang menghubungkan kota Jakarta-Cirebon- Semarang-Surabaya.

Salah satu parameter bahwa suatu kota dikatakan sebagai smart city adalah kota tersebut sudah memiliki produktivitas yang tinggi, memiliki kemajuan dalam bidang kewiraswastaan. Selain itu kota tersebut juga harus sudah mempunyai infrastruktur ICT (information Computer Technology).  Kota Cirebon sudah didukung oleh suatu perusahaan dari Jepang yang menghibahkan sekitar 2000 CCTV untuk kota Cirebon yang akan dipasang di beberapa jalan-jalan protokol di Cirebon. Hal tersebut menjadi kabar yang menggembirakan, karena diharapkan CCTV tersebut dapat dimanfaatkan untuk meminimalisir tindak kriminalitas yang tak terduga. CCTV tersebut juga dapat memudahkan pemerinthaan kota Cirebon untuk mengawasi dan memantau keadaan kota Cirebon.

Untuk menghubungkan riuan CCTV tersebut, kota Cirebon memerlukan jaringan internet 4G LTE , jaringan yang memiliki kecepatan akses yang tinggi. 4G LTE disebut-sebut sebagai jaringan nirkabel tercepat saat ini. Smartfren merupakan salat satu operator yang telah menerapkan jaringan 4G LTE di setiap produk mereka. Smartfren dapat mendukung kota Cirebon dalam sarana jaringan komputer yang kuat yang mampu membantu kota cirebon menjadi Smart city yang berbasis teknologi canggih.

Bukan hanya itu saja sebuah kota yang yang ingin menjadi Smart city juga harus memiliki produktivitas yang tinggi dan kemajuan dalam bidang kewiraswastaan yang tinggi. Jika diteliti kembali, kota Cirebon termasuk kota yang memiliki tingkat kemajuan di bidang kewiraswastaan yang tinggi dilihat dari semakin menjamurnya gedung-gedung tinggi di Cirebon, seperti mall, tempat wisata, dan hotel-hotel baik dari mulai hotel yang biasa saja hingga yang berbintang 5. Salah satu hotel yang terkenal di Cirebon adalah Hotel Aston.

674_453_astoncirebon_gallery_FrontView

Sumber gambar di sini

Hotel Aston merupakan salah satu hotel yang paling banyak dikunjungi oleh orang-orang yang berkunjung ke Cirebon, baik wisatawan maupun pebisnis yang akan melakukan perjalanan bisnis. Hotel Aston sendiri memiliki pelayanan yang sangat baik, selain tempatnya nyaman, fasilitas di hotel aston pun sangat lengkap dengan harga yang tergolong murah dengan IDR 518.000 .

Kreativitas dan pastisipasi publik di Cirebon pun sudah mulai berkembang ditambah lagi sekarang ada Komunitas Blogger Cirebon yang bernama Rebon. Komunitas Blogger Cirebon merupakan komunitas blogger yang berusaha menganggkat kota cirebon dan mempopulerkan kota cirebon di semua kalangan blogger se-Indonesia. Lewat Teknologi Informasi Komunitas Blogger Cirebon membawa kota Cirebon hingga dikenal dan berusaha memajukan kota Cirebon.

Sebuah perubahaan memang tidak dilakukan dalam waktu yang singkat. Tentu. Kota Cirebon pun masih perlu waktu untuk menjadi Smart city. Banyak hal yang masih harus diperbaiki dan ditambahkan oleh kota cirebon. Tapi kita sebagai warga Cirebon harus optimis bahwa suatu hari nanti kota cirebon bisa menjadi smart city terlebih dengan beberapa fasilitas yang telah mendapat dukungan dari pihak luar. Terlepas dari semuanya, perlu banyak orang yang membantu untuk melakukan sebuah perubahan. Kita sebagai warga harus mendukung akan rencana baik tersebut dan ketika sudah terlaksana kita harus bisa menjaga dan memanfaatkan semua fasilitas yang ada secara efisien, karena Smart city juga harus diikut oleh smart people.

Cirebon Smart City 300

Hello Septi

Katanya hanya butuh sebuah kenyamanan untuk membuat sebuah hubungan entah itu persahabatan ataupun percintaan. Kau setuju tidak ?

Sejujurnya aku masih bertanya-tanya bagaimana mungkin kita bisa begitu dekat. Dua orang yang sangat berbeda. Tapi kita memiliki satu persamaan. Ya, kita sama-sama pernah kehilangan orang yang paling kita sayangi dan mungkin hal itu juga yang mendasari kenyamanan yang kita rasakan saat bersama. Kita sama-sama tahu betapa sakitnya kehilangan itu. Kita sama-sama tahu bagaimana menyakitkannya bertahan hidup tanpa orang tua, ya meskipun sebenarnya kita sudah bisa dikatakan dewasa dan bisa mengurusi hidup kita sendiri. Tapi, Kita tahu bahwa sehebat apapun kita, kita tetap membutuhkan orang tua.

Hey, kau ingat tidak bagaimana awal pertama kita dekat hingga semakin dekat seperti sekarang ? Yang aku tahu kedekatan kita itu berawal ketika kau berkata “Aku ngerti nia, aku ngerti rasanya ditinggal sama ibu. Soalnya mamah aku juga udah meninggal waktu aku sd.”

Saat itu kita sedang di ruang lab. Bahasa dan disuruh untuk menceritakan anggota keluarga kita. Sejak hari itu kau berani menceritakan keluargamu padaku. Kita saling mengerti. Itulah alasan mengapa kita bisa begitu dekat, hingga akhirnya kita pernah menangis bersama saat menceritakan keluarga kita masing-masing. Hal yang jarang aku lakukan kepada orang lain. Hanya orang-orang terdekatlah yang tahu perasaanku. Hanya kepada orang-orang terpercayalah aku akan bercerita tentang keluarga hingga menangis. Dan sepertinya kau salah satu di antaranya. Ada yang bilang kita akan lebih mengingat seseorang yang pernah menangis bersama kita.

Kau tahu tidak ? Aku belajar banyak hal dari mu. Ya kadang kita bisa belajar suatu hal dari orang lain,bukan ? Dan kau yang mengajarkan aku bagaimana untuk tidak menyimpan dendam dan kebencian, apalagi terhadap orang tua kita sendiri. Seperti apa yang sering kau katakan ketika aku bertanya ”Kau pernah benci tidak pada ayahmu sendiri karena sering tak mengacuhkan mu?”

Dan dengan tulus kau menjawab ”Tidak, sekalipun aku ingin, tapi aku tak pernah bisa membencinya. Seburuk apapun beliau, dia tetap orang tuaku, kalau bukan karena dia aku tak akan ada disini.”

It’s so sweet, darl. Aku tak pernah menyangka kau akan mengatakan hal setulus itu, aku tau kau orang seperti apa. Kau tipe orang yang gampang marah dan jutek, jadi agak aneh sebenarnya. Tapi aku benar-benar salut padamu.

Untukmu, seseorang yang sudah jauh-jauh tersasar ke kota wali, sebenarnya aku sendiri benar-benar ingin pergi dari kota ini, sedang kau malah mendatangi kota ini..

Aku tau, tak mudah untuk tinggal bersama orang lain, walau sebaik apapun orang yang merawat kita sekarang. Tapi orang tua tetap orang tua, mereka tak kan tergantikan, kasih sayangnya pun tak ada yang setulus mereka.

Bersabarlah ! Kau pasti bisa melaluinya. Coba latih kembali kesabaranmu.

Ada hal yang tak kusukai darimu, kau terkadang tak bisa bersabar terhadap seseorang. Jangan marah ya. Ini hanya pendapatku, aku hanya ingin lebih terbuka denganmu.

Kau tahu tidak ? Seorang sutradara tak akan pernah memberikan cerita dan peran begitu saja pada seorang akrtis yang biasa saja. Seorang sutradara pasti akan memberikan jalan cerita yang menarik dan peran yang menantang untuk seorang aktris yang dianggap mampu memerankan peran tersebut. Begitu pun Tuhan, Tuhan tak akan pernah memberikan jalan cerita dan peran yang tak bisa diperankan oleh seorang aktrisNya.

Kau adalah aktris istimewa. Tuhan sudah mempercayakan jalan ceritaNya pada mu untuk kau perankan sebagai aktris utamanya. Tuhan tak pernah salah memilih orang. Dia tahu kemampuan setiap hambaNya. Dan aku yakin kau merupakan seorang aktris yang hebat. Kau bisa memerankan peran yang diberikan oleh Tuhan. Kau bisa melewati semua cobaan yang harus dilewati dan tentunya orang lain tak mungkin mengerti betapa sulit cobaan yang harus kau lewati itu. Dan aku pun percaya kau mampu melewatinya.

Happy Bornday septi. Be a better person and be a great and strong girl. i know you’re the strong girl. Aku cuma bisa nulis buat kamu. semoga kamu suka ya ?

Tertanda

Dari seseorang yang masih belajar dewasa

Metamorfosis

Bismillahirahmanirahiim

metamorfosis

Sumber

Karena sebenarnya semua orang berubah dan semua orang berkembang, begitu pun kita. Dan kadang kita tak menyadarinya.

     Suatu hari ada seekor ulat kecil yang dianggap begitu menjijikan bagi teman-temannya. Si ulat ini selalu dihina oleh sekumpulan tupai yang tinggal di pohon bersama sang ulat.

“kamu itu menjijikan sekali. berbulu, kecil dan tak berguna. tak ada yang menyukai mu. kamu berbeda sekali dengan si capung. dia banyak yang mengagumi dan banyak yang menyukai. bahkan dia bisa terbang bebas sesuka hati menggunakan sayapnya. tak seperti kamu.”

Si tupai terus saja mengomentari hidup si ulat dan terus membuat si ulat berkecil hati. Diam-diam, si ulat pun mendongakkan kepalanya dan moncoba melihat capung-capung yang terbang bebas di langit. Dalam hati dia berkata ‘andai suatu hari nanti aku bisa seperti si capung yang banyak disukai orang dan bisa terbang bebas kemana pun dia mau.’

Si ulat semakin berkecil hati dan merasa benar-benar putus asa dengan keadaannya. Dia pun sempat merutuki Tuhan yang memberikannya tubuh menggelikan dan berbulu seperti itu. Tapi pada suatu hari ada yang aneh dengan tubuhnya, kulitnya mengelupas. Dia lalu beristirahat dan melekatkan tubuhnya di ranting pohon. lalu, beberapa waktu kemudian tubuhnya diselimuti oleh benang-benang yang semakin tak dimengerti oleh si ulat. Saat menjadi kepompong itu si ulat ditempa agar menjadi serangga yang sempurna. Dan hingga waktunya, dia pun harus berjuang dengan sekuat tenaga untuk keluar dari kepompong itu. Dan menjadi kupu-kupu cantik yang disukai oleh banyak orang.

Baiklah cerita tadi memang hanya rekaan saya saja. Tapi ada hal yang bisa kita ambil pelajaran dari proses metamorfosis kupu-kupu. Kupu-kupu tadi mungkin tak tahu bahwa suatu hari nanti dia bisa menjadi serangga yang disukai banyak orang. Dia hanya melihat bahwa tubuhnya menggelikan dan tak disukai oleh banyak orang. Tapi jalan yang harus dia tempuh untuk menjadi seekor kupu-kupu cantik pun tak mudah. Dia harus berpuasa selama 7-20 hari ketika menjadi kepompong dan ketika keluar dari kepompong pun dia harus berjuang kembali agar sayapnya bisa digunakan.
Dari kisah tersebut kita bisa belajar bahwa apapun keadaan kita, kita harus bisa mensyukurinya karena kita tak pernah tahu akan menjadi apa kita nanti. Mungkin sekarang kita seperti si ulat yang kecil, berbulu dan menggelikan, tapi bisa saja suatu hari nanti kita akan menjadi seekor kupu-kupu cantik yang bebas terbang kemana pun. Karena segala sesuatunya butuh proses, dan apapun yang kita inginkan memerlukan sebuah perjuangan. Kadang kita pun lupa bahwa sebenarnya masalah merupakan salah satu proses metamorfosis yang tak pernah kita sadari. Dengan masalah kita akan ditempa sedemikian hebat menjadi pribadi yang lebih baik. Semoga kita semua bisa melihat masalah dari sudut pandang yang berbeda dan bisa selalu berhusnudzon kepada Allah yang telah memberikan masalah/ujian kepada kita.

Quarter Life Crisis

Quarter-life-crisis

Sumber

Ada beberapa hal yang selalu dipikirkan oleh seseorang di usia 20an,diantaranya :

  1. Akan menjadi apa saya nanti ?
  2. Dengan siapa saya akan melanjutkan hidup (menikah) ?

Dua hal itu akan terus dipikirkan oleh beberapa orang saat usianya mencapai 20an. quarter life crisis. Ya begitulah orang-orang menyebutnya.  Usia 20an memang usia yang rentan, usia di mana seseorang mulai mencari jati dirinya, usia di mana seseorang dituntut untuk mengambil keputusan-keputusan besar dalam hidupnya. Keputusan-keputusan yang akan menentukan kelangsungan hidupnya di masa depan. Dan saya pun mengalami masa-masa tersebut. Sedang mengalami lebih tepatnya. Akhir-akhir ini, ada beberapa keresahan-keresahan akan masa depan yang terus menghantui pikiran saya. Salah satu di anataranya adalah ‘Akan menjadi apa saya nanti ?’.

Pertanyaan itu terus saja berdengung di telinga saya. Membuat saya kadang kerepotan menjawabannya. Wajar memang jika saya menanyakan hal seperti itu, saat usia saya sudah mencapai 20 tahun lebih, dan ketika saya melihat bahwa teman-teman saya sudah menjadi “orang”, sedang saya masih begitu-begitu saja. Merasakan hidup seolah-olah stagnan. Tak maju dan tak bisa mundur. Itu benar-benar menyebalkan. Saya seperti mengalami krisis identitas. Tak tahu harus berbuat apa dan tak tahu ingin melakukan apa. Hingga pada akhirnya pernyataan dari kakak saya benar-benar menyadarkan diri saya, membuat saya kembali ke dunia nyata. Membuat saya tertampar sedemikian hebat dan terus merenunginya berkali-kali.

”Pola pikir kamu salah. Selalu mikirin hal yang belum tentu terjadi, padahal hidup itu cuma perlu dijalani bukan dipikirin. Kalo pun apa yang kamu pikirin jadi kenyataan, yang penting kamu udah berani ngambil keputusan.”

Begitulah isi nasehat dari kakak saya. Saya benar­-benar tertampar oleh nasehat itu. Dalam nasehat itu, saya seperti mendapatkan sebuah jawaban yang baru saya sadari. Saat itu juga saya langsung merutuki diri saya sendiri. Kadang kita tak tahu bahwa hidup itu hanya perlu dijalani, tak perlu kita pikirkan. Karena ada sutradara kehidupan yang sudah mengatur hidup kita sedemikian rupa, kita hanya perlu berusaha dan mempasrahkan hasil usaha kita. Hanya itu. Dan kadang kita tak menyadari bahwa keresahan yang selama ini kita miliki hanyalah hasil dari pemikiran kita. Coba pikirkan kembali, bukankah nyatanya hal buruk yang kita pikirkan selama ini tak pernah terjadi ? Dan karena hal itulah yang membuat langkah kita tersendat, karena itulah kita kadang merasa hidup kita stagnan. Ya, hal itu membuat kita takut dalam melangkah, membuat kita takut melakukan sesuatu. Yang ada dipikiran kita hanya segala resiko yang akan terjadi, resiko yang takut kita menanggungnya.

download

sumber

Melakukan yang terbaik hari ini dan berhenti memikirkan masa depan

Kunci untuk menghadapi quarter life crisis adalah melakukan yang terbaik hari ini. Bukankah masa depan kita tergantung pada tindakan yang kita lakukan hari ini ?  Kita hanya perlu berusaha dan melakukan yang terbaik semampu kita hari ini. Mencoba mensyukuri kesempatan yang telah Tuhan berikan hari ini. Today is present, right ? dan berhentilah memikirkan masa depan, biarlah masa depan menjadi sebuah teka-teki bagi kita, hidup akan lebih menyenangkan dengan sebuah kejutan dan tentu akan menjadi lebih berwarna. Percayalah bahwa kita hanya perlu melaluinya, tak perlu memikirkannya.

Deathdream 3

Tiga

Pagi ini aku begitu was-was pergi ke sekolah. Entahlah. aku tak mengerti. Semalaman setelah bermimpi seperti itu, aku tak bisa tidur, dari jam dua belas malem aku terjaga hingga pagi. Menyebalkan memang, tapi aku takut jika mimpi itu kembali menghantui tidurku.

Pagi itu kelas masih begitu sepi, hanya terlihat Satria yang entah mengapa tiba-tiba dia begitu rajin. Dia sedang membaca sebuah buku Biologi dengan serius. Aku melangkahkan kaki pelan, menghampiri nya.

“tumben amat loe belajar, biasanya juga dateng-dateng langsung tidur di kelas.” Dia tersenyum sekilas. Lalu kembali membaca buku.

“sat, ada yang mau gue ceritain sama loe,”

Satria menatapku, fokusnya langsung beralih padaku. Pelan dia berkata “apa ?”

Aku menghela nafas dalam, kuharap satria mampu menenangkanku dengan kata-kata bijaknya itu.

“gue mimpi buruk lagi. Loe tahu,kan ? setiap gue mimpi buruk, pasti itu pertanda kalau sesuatu yang buruk bakal terjadi lagi, bahkan lebih parah lagi kadang mimpi-mimpi gue jadi nyata. Sat, gue mesti ngapain ?” kataku frustasi.

Aku benar-benar frustrasi. Mungkin kalian akan menganggapku terlalu berlebihan. Tapi sungguh. Aku sudah beberapa kali mengalami hal ini, dulu sebelum ibuku meninggal, aku selalu bermimpi tentang seorang wanita paruh baya yang terkapar lemah di sebuah jalan kecil kompleks rumahku. Saat itu aku tak mengenali siapa wanita itu, hingga beberapa hari setelahnya aku bermimpi kembali, di dalam mimpiku, tubuh ibuku lah yang sedang tergeletak lemah tersebut. Beberapa minggu kemudian, peristiwa tabrak lari itu menjadi kenyataan, sama persis dengan apa yang aku impikan.

De javu ?!

Bukan, itu bukan de javu, tapi precognitive dream. Aku sering mengalami precognitive dream. De javu dan precognitive dream jelas berbeda, de javu hanyalah perasaan seolah-olah kita pernah mengalami suatu peristiwa yang nyatanya baru kita alami. Tapi, precogitive dream yaitu salah satu mimpi kita yang menjadi kenyataan, kita ingat pernah memimpikan suatu hal dan tanpa kita duga mimpi itu menjadi kenyataan. Dan coba bayangkan bagaimana menderitanya aku mengalami hal tersebut.

Satria menyentuh lembut pundakku. Membuatku tersadar akan prasangka dan ketakutanku yang semakin liar membayangi pikiran.

“Tenang aja, itu cuma mimpi. Percaya sama gue ! Gue bakal jagain loe!”

Tak ada sedikit pun kebohongan dari apa yang kudengar barusan. Tulus. Begitu tulus aku mendengarnya, tatapannya pun syarat akan ketulusan. Aku hanya mengangguk lemah. Setidaknya rasa takut ini berkurang setelah aku menceritakanya.

***

            Pak Bara menatapku lekat dan penuh arti. Beberapa kali dia menatapku dan kertas biodataku secara bergantian, dahinya berkerut beberapa kali. Entah apa yang sedang dia pikirkan.

“Feriawan. jadi ayahmu bernama Feriawan dan ibumu bernama Natasha. Nama yang indah, perpaduan antara kedua orang tua. Siapa yang memberimu nama itu ?”

“ibuku, dia yang memberiku nama Devlin. Devlin itu artinya berani. Dia ingin anaknya menjadi gadis yang pemberani, ayahku lah yang mengusulkan perpaduan antara nama kedua orang tuaku.” Aku menjelaskan dengan seksama pada Pak Bara, baru kali ini ada seseorang yang merasa penasaran akan namaku. Aku melihatnya mengangguk pelan dan sebuah senyum penuh arti kembali terbingkai di wajahnya yang mulai menua itu.

“oke, terimakasih atas penjelasanmu, nama yang menarik. Tolong katakan pada Suci untuk segera menyerahkan biodatanya, karena hanya dia yang belum mengumpulkan biodata untuk keanggotaan mading. Dan kamu, Devlin. Jangan lupa dengan tugasmu sebagai ketua mading untuk hadir  pada rapat minggu depan!”

Aku mengangguk pelan, setelah itu berlalu pergi dari hadapannya. Banyak keanehan yang aku rasakan pada Pak Bara. Entahlah, hanya saja, aku merasa Pak Bara terlalu banyak menunjukku, dimulai dari hari pertemuan pertama kami di kelas, dia memintaku menjadi seorang penanggung jawab kelas pada mata pelajarannya, seharusnya,kan,tugas itu diberikan pada ketua kelas ? Lalu Kemarin, Dia tiba-tiba saja meminta ku menjadi kepala redaksi yang menangani masalah penerbitan materi dan berita di mading sekolah sekaligus merangkap sebagai ketua. Menurutnya aku mempunyai bakat dalam menulis dan itu cukup menjadi alasan mengapa dia menunjuk ku. Aku pun menerima tawarannya, ya walaupun memang merasa sedikit aneh, tapi karena memang aku menyukai dunia tulis menulis, itu cukup menjadi alasanku untuk menyanggupi tawaran beliau.

Suasana kelas sangat gaduh saat aku menginjakkan kaki di sana, kuarahkan pandangan pada beberapa orang yang ada di sana, mencari sosok kehadiran Suci. Ketika kulihat seorang gadis berambut hitam kecoklatan sedang mengobrol dengan seseorang di pojok kelas, segera saja aku berkata lantang “Ci, Loe disuruh cepet ngasih biodata ke Pak Bara, katanya cuma loe doang yang belum ngumpulin biodata buat jadi angota club mading.”

Gadis berambut hitam kecoklatan panjang itu mengangguk pelan, dan kembali melanjutkan kegiatannya yang sempat tertunda oleh perkataanku tadi.

Guru mata pelajaran Matematika hari ini tak bisa hadir dikarenakan beliau sakit dan itu bisa jadi ajang untukku tertidur walau hanya beberapa menit. Aku mulai meletakan kepalaku pada kedua tangan yang aku taruh di atas meja. Akh rasanya damai sekali, rasa kantuk mulai menggantung di pelupuk mataku.

Baru beberapa detik aku terlelap, terdengar suara gaduh dari arah pintu yang mampu mengusik kedamaianku. Samar aku mendengar suara berat seseorang yang memanggil namaku.

“ Devlin Natasha Feriawan! Di mana dia ?”

Aku membuka mataku perlahan, kulihat beberapa siswa tengah menunjuk kearahku. Satria pun tengah menatap ku intens.

Astaga … apa yang terjadi ini?!

“Devlin Natasha Feriawan!”  Kata lelaki itu lebih lantang.

“y-ya…..” aku menatap si pemilik suara berat nan lantang itu. Fadil. Ternyata Fadil lah yang tadi menyebut namaku.

Untuk apa dia datang ke kelasku ?

Dia menghampiriku seolah-olah ingin membuat perhitungan denganku, dan kalimat berikutnya yang ia lontarkan semakin memperjelas maksudnya.

“ Gue mau buat perhitungan sama loe?! Gadis sok jagoan dan pemberani, Gue peringatin loe kemarin, tapi loe malah nantang gue!!”Dia mengatakan itu sambil beberapa kali menggebrak meja di hadapanku, dan dia menatapku dengan bola mata yang seperti hendak melompat keluar. Mendadak aku gemetar, tapi aku tetap mencoba untuk tenang menghadapinya. Kau tahu ? di depan orang seperti Fadil, kita tak boleh terlihat lemah dan takut, kalau tidak dia akan semakin menakuti dan menyerang mu.

“Lalu, loe mau ngapain ? mau mukul gue ? pengecut loe ! beraninya mukul cewek.”

Aku balas menatapnya, terlihat kilatan kemarahan terlukis di wajahnya. Beberapa detik berikutnya dia langsung mencengkram kerah seragamku kuat, membuatku kesulitan untuk bernafas. Seolah ada benda tak kasat mata yang menghimpit paru-paruku.

Dia benar-benar ?! kukira dia tak akan berbuat seperti ini pada seorang perempuan.

“Gue bakal bikin loe ga nyaman sekolah di sini!!”

Dia bergegas pergi dari kelasku setelah mengatakan itu.

Hey ?! apa maksudnya itu ? dia sedang mengancamku ?

Astaga sepertinya hal buruk benar-benar akan menimpaku kali ini. Atau inikah maksud dari mimpi buruk yang kualami tadi malam ?

Merdeka

Bismillahirahmanirahim

merdeka

sumber

Kemerdekaan berasal dari kata dasar merdeka yang artinya adalah bebas (dari penghambaan, dan penjajahan) berdiri sendiri, tidak terkena atau lepas dari tuntutan; tidak terikat; tidak bergantung kepada orang atau pihak lain; leluasa.

Hari ini merupakan hari yang special bagi bangsa indonesia. Hari di mana Indonesia lahir. Hari di mana indonesia diakui secara de jure. Ya kemerdekaan. Sudah ke 70 tahun indonesia merdeka, tapi pertanyaan yang masih terus saja digaungkan oleh masyarakat bangsa ni adalah ‘Sudahkah indonesia merdeka ?’ merdeka yang benar-benar merdeka.

Jika kalian bertanya pada saya sudahkah indonesia merdeka ? maka saya akan menjawab  ‘indonesia belum merdeka jika masih ada pemimpin-pemimpin yang terus berusaha untuk memerdekaan dirinya sendiri tapi tidak memerdekakan rakyatnya.’ Ya, menurut saya indonesia belum sepenuhnya merdeka. Rakyat masih merasakan kesusaah, masih banyak yang sering merasakan kelaparan setiap harinya. Jangankan mengenyam pendidikan dan mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, bahkan untuk makan saja mereka sulit. Selain itu, pernahkah kita melihat rakyat-rakyat indonesia yang tinggal di perbatasan sana ? mereka tinggal jauh di perbatasan, tanpa adanya sarana dan prasarana yang lengkap, mereka justru kadang seperti dianaktirikan tapi mereka masih mampu menjunjung tinggi rasa nasionalis itu, mereka dengan lantang dan bangga mengatakan bahwa mereka adalah rakyat indonesia walau kadang digoda oleh kemewahaan dari negera tetangga.

Sudah 70th indonesia merdeka, namun rakyat masih saja dibelenggu oleh kesengsaraan. Pemuda-pemudi sulit mendapatkan pekerjaan, mereka tak diberikan untuk menyalurkan skill yang mereka punya. Generas-generasi bangsa yang masih buta huruf dan terpaksa harus menghentikan sekolah mereka, padahal kita semua tahu bahwa pendidikan merupakan hal paling penting, di mana pendidikanlah yang dapat menempa setiap generasi muda menjadi lebih baik, pendidikanlah pilar utama yang mampu membawa perubahan tersebut, seperti yang pernah diucapkan oleh dedy corbuzier, bagaimana jika generasi muda-generasi muda yang ternyata dapat menguba indonesia itu justru tak sekolah ? Bagaimana jika generasi-generasi muda yang memiliki berbagai mimpi ide-ide cemerlang tersebut justru tak diberikan kesempatan sedikit pun untuk menggapai mereka ?  Ya indonesia belum merdeka sepenuhnya, masih banyak hal yang perlu dibenahi, masih banyak hal yang harus diperbaiki. Dan kita sebagai rakyat indonesia selayaknya dapat saling membantu satu sama lain, bahu membahu membangun indonesia menjadi yang lebih baik.

It just ny opinion. tidak terlalu penting juga sih ya opini saya, saya cuma pengen nulisa soal ini saja, karena tidak biasanya saya menuliskan hal yang seperti ini. sejujurnya agak takut juga sih menuliskan hal yang bersifat opini seperti ini, takut ada yang tersinggung ataua apaun itu. Tapi semoga tulisan saya ini bisa bermanfaat. And the last i say dirgahayu republik indonesia yang ke 70th, semoga menjadi negara yang maju dan memerdekakan rakyatnya.