Situs-Situs yang Biasa Kugunakan Untuk Melamar Pekerjaan

 

 

Halo semua…

Oke untuk kali ini aku akan bahas Situs-situs yang biasa kugunakan untuk melamar pekerjaan. Total dari keseluruhan situs yang pernah aku coba untuk melamar adalah sekitar 6-7 situs atau platform.

Postingan ini akan kubagi menjadi dua bagian, selain karena memang terlalu banyak situs yang kugunakan, juga karena memang ternyata aku sudah menulis tulisan sebanyak  4 halaman. Daripada kalian bosen dan pusing liat tulisanku yang sebanyak itu dalam satu postingan, jadi aku berinisiatif untuk memotongnya menjadi dua part.

Tulisan ini bisa dibilang  merupakan sekuel dari tulisan sebelumnya tentang “Tips Cepat mendapatkan panggilan interview”. Oke daripada kebanyakan cingcong, Berikut merupakan situs-situs yang biasa kugunakan untuk melamar pekerjaan.

  1. Jobstreet

Siapa,sih,di sini yang ga tau dan ga kenal sama jobstreet? Yakin,deh,untuk orang-orang yang lagi mencari kerja, jobstreet ada di posisi pertama yang paling banyak dicari. Bahkan jumlah user atau penggunanya pun sudah mencapaai 1.815.360 orang.

Di jobstreet ini ada status lamaran aplikasimu, di mana saat kamu melamar kerja, kamu jadi tau aplikasi lamaran kerjamu ada di status mana, apakah sudah dilihat oleh perusahaan, sudah diunduh cvnya, atau justru tak dilirik sama sekali.

Jangan ditanya deh,ya,berapa kali aku ngelamar melalui jobstreet. Ada kali 20-an lebih, tapi ga ada panggilan sama sekali. Ini ngenes banget sih,ya?

Tapi, aku emang agak kurang suka sih ngelamar di jobstreet, karena kolom untuk mempromosikan diri sendirinya itu terlalu terbatas, hanya untuk 300 karakter. Bayangin deh, kamu mau ngejual skill dan kemampuan kamu ke mereka, tapi kamu hanya harus menjelaskan ke mereka dengan 300 karakter doang. Duh untuk aku pribadi sih ga cukup. Makanya ga pernah dapet panggilan. Lah wong ngejelasinnya singkat-singkat gitu.

  1. Jobs.id

Jobs.id ini jadi alternatifku dalam melamar pekerjaan setelah jobstreet dan yang lainnya. Kenapa demikian? Karena aku ngelamar melalui jobs.id itu kalau lagi males banget buat mempersiapkan cover leter dan sebagainya.

Kalau di jobstreet kolom penjelasan tentang diri kita hanya 300 karakter, berbeda dengan jobs.id yang tak perlu menjelaskan diri kita sendiri melalui kolom alasan atau sebagainya. Ketika kita melamar pekerjaan via jobs.id, kita cuma tinggal klik klik aja untuk dftar.

Melalui situs ini, aku udah dapet panggilan dua kali, yang pertama itu di daerah bandung (jelas ini langsung ga lolos, karena tesnya online dan materi tesnya matematika) dan yang kedua panggilan interviewnya di Surabaya (kalo ini bukan ga lolos, tapi akunya yang memilih mundur. Ya apalagi alesannya kalo bukan jarak). Jobs.id ini jadi salah satu situs yang aku sukai. Ya gimana ga suka, orang ngelamarnya sesimple itu tapi masih dapet panggilan. Jadi ya aku suka ngelamar via jobs.id.

  1. Glints

Nah Glints ini adalah salah satu platform pencari kerja yang paling aku sukai.  Kenapa? Karena aku suka visi mereka yang isinya “We help young people discover their passions and develop the relevant career skills, while empowering employers to attract the right talent more effectively.”

Mencirikan anak muda banget,kan? Nah selain itu, di glints juga ada tips and trick dalam melamar pekerjaan, seperti tips menjawab pertanyaan interview, tips membuat cv yang menarik, dll. Alasan lainnya kenapa aku suka banget ngelamar via glints adalah karena perusahaan yang terdaftar di glints ini kebanyakan perusahaan startup. (ini aku kok kayak muji-muji banget glint,ya?) (udh cocok belum nih jadi tim nya Glints?)

Ya untuk temen-temen terdekatku pasti tau lah seberapa inginnya aku kerja di perusahaan startup. Tapi sampai sekarang masih belum ada hilal kalau aku bakal kerja di perusahaan startup.

Melalui Glints ini, aku udah dapet panggilan interview sebanyak 3 kali, dua diantaranya perusahaan startup, sedangkan satu diantaranya perusahaan periklanan. Salah satu panggilan interview yang ngarep banget aku lolos adalah panggilan interview dari pihak Glints singapur langsung.

Gila,ga,orang kayak aku dapet panggilan interview dari perusahaan sekelas Glints? langsung dari pusatnya pula yang interviewnya, ditambah yang meng-interviewnya ganteng pula kayak oppa-oppa korea (oke untuk yang poin terakhir murni bercandaan doang).  Tapi seperti yang kalian tahu bahwa ternyata aku ga lolos dari tes tersebut. Harapan memang selalu mengecewakan.

  1. Tech in Asia

Untuk para pencinta startup atau untuk orang-orang yang ingin bekerja di bidang startup, techinasia menjadi salah satu pilihan alternative untuk melamar kerja. Kenapa? Karena tech in asia ini merupakan salah satu platform yang paling banyak mencantumkan lowongan pekerjaan dari perusahaan startup. Perusahaan startup tersebut dari mulai perusahaan startup baru pendanaan tahap awal sampai yang sudah tergolong berkembang dan maju.

Yakin deh untuk anak-anak IT bisa coba mengecek platform tech in asia, karena biasanya posisi pekerjaan yang diiklankan di situs ini kebanyakan untuk anak-anak IT, seperti UI/UX, Back end-front end, dan developer website maupun aplikasi.

Tak hanya itu saja, Tech in asia juga biasanya memberikan informasi-informasi tentang startup, dari mulai proses pendanaan, startup baru, dll. Pokoknya untuk yang ingin tau lebih banyak tentang startup, kamu bisa mengunjungi platform ini.

 

Nah sekian dulu yang bisa aku tuliskan di postingan ini. Semoga bermanfaat. Dan tetap semangat untuk pencari kerja!!

Untuk teman-teman yang punya rekomendasi situs atau platform yang biasa kamu gunakan untuk melamar pekerjaan, bisa komen di kolom komentar di bawah,ya………

 

Advertisements

Tips Cepat Mendapatkan Panggilan Interview

 

melamar-kerja.jpg

Sumber

Hai hai hai… I’m back yeay… kali ini aku akan memabahas tentang bagaimana cara agar cepat mendapatkan panggilan interview.

Tulisan ini ditulis berdasarkan pengalaman pribadi si penulis yang sudah beberapa kali dapat panggilan interview, tapi ga ada yang keterima, dan bahkan da yang ga dapet panggilan sama sekali, atau malah pernah kena usir sama pak satpam pas mau naruh lamaran pekerjaan.. *ups Agak ngenes,kan? Tapi ya it’s oke lah…

Sebenarnya dengan menuliskan ini aku mencoba untuk menertawakan ke-ngenesan diriku sendiri. Ya daripada bete sendiri,kan,dirumah ga ada kerjaan, ya mending menuliskan pengalaman nyari pekerjaan yang berharga ini.

Walaupun sebenernya ga tau juga bakal ada yang baca atau kagak atau ga tau juga ini bakalan berfaedah atau kagak. Semoga aja bermanfaat lah ya buat temen-temen yang juga masih berjuang buat nyari kerja seperti diriku *tsah

Kayaknya lama-lama bakal banyak pembaca yang ngabur deh abis baca kalimat pembuka yang sungguh tak berarti ini, oke daripada tambah banyak yang close tab windows dan tak menyelesaikan membaca tulisanku ini, lebih baik kita mulai poin-poin yang perlu diperhatikan untuk mendapat panggilan interview saat melamar pekerjaan, here they are, guys….

  1. Cv yang menarik

Aku yakin seratus persen sih pasti kalo kalian searching di google tips mendapat panggilan interview atau key word tentang tips melamar pekerjaan, pasti point cv yang menarik ini ada di man-mana dan ada di posisi paling pertama.

Keliatan klise, tapi memang bener. Seorang hrd itu pertama kali menilai dirimu pasti melalui cv mu. Cv mu ini yang bakal jadi pertimbangan seorang HRD untuk selanjutnya akan mengenalmu lebih dalam melalui interview..

Aku pernah baca ga tau dimana, di twitter apa di blog gitu, pokoknya si orang yang bikin tulisan itu pernah ngejelasin kalo dia itu punya temen seorang hrd yang katanya bilang kalo yang dinilai hrd itu bener-bener riwayat hidupmu, diantaranya kegiatan apa yang yang kamu lakukan selama kamu hidup, oke salah maksudnya kegiatan apa saja yang selama ini kamu lakukan (tentu kegiatannya harus yang bermanfaat).

Katanya cv juga tak harus terlalu rame dengan hiasan layout atau watermarks atau apapun lah itu, karena hrd ga menilai hal itu sama sekali, hal tersebut berbeda jika kamu melamar pekerjaan di industry kreatif. Nah kalau melamar di perusahaan biasa sih paling yang dinilai itu ya,  seperti kegiatan yang diikuti, sertifikat apa yang yang dimiliki, dan yang paling penting adalah pengalaman kerja. Untuk poin terakhir akan kubahas sendiri ya..

Nah,kan, apa kabar cv gue yang isinya cuma pengalaman organisasi abal-abal yang paling banter jadi kepanitiaan kampus doang, sedangkan yang lain luar biasa bo..

Nah jadi sarah saya untuk dedek dedek gemes yang masih kuliah atau yang mau masuk kuliah, nanti sering-sering lah kamu mengikuti acara-acara yang bersifatnya bisa menmbuat cv mu lebih menarik seperti, ikut kegiatan oraganisasi, ikut pertukaran pelajar, dan terakhir, sering-sering lah nyari pekerjaan sampingan atau internship yang bisa membuat cvmu lebih menarik dan menambah daftar pengalaman kerjamu di cv.

  1. Cover letter yang unik

Next poin adalah cover letter yang unik, maksudnya adalah buatlah cover letter yang unik dan tidak yang bersifat umum, karena banyak diantara kita yang ketika melamar pekerjaan akan melampirkan cover letter yang isinya umum dan kurang lebih sama seperti di bawah ini.

contoh-surat-lamaran-kerja-terbaru

sumber

coba bandingkan dengan berikut ini..

(alamat anda)

(tanggal)

(nama penerima)

(jabatan pekerjaan)

(alamat)

Yang terhormat (salam & nama)

Mohon terima resume saya sebagai lamaran untuk jabatan terbuka sebagai Asosiasi Penjualan di perusahaan anda. Sebagai mahasiswa yang baru lulus dari Administrasi Bisnis, jabatan tersebut terlihat begitu pas dengan latar belakang pendidikan, pengalaman dan minat karir saya.

Menjadi mahasiswa di Universitas XYZ, saya tidak hanya mempertahankan nilai yang sempurna tapi saya juga menjadi anggota tim sepak bola sekolah yang sangat kompetitif dan sukses.

Latar belakang saya sebagai seorang pelajar dan atlit telah mengajarkan saya untuk menjadi disiplin dan focus, yang mana saya seorang yang percaya diri, merupakan satu dari kualitas penting yang dibutuhkan oleh semua professional di industry niaga. Pengalaman saya bekerja dalam lingkungan kelompok juga telah menanamkan nilai-nilai kerja sama.

Sebagai seorang anggota dalam kelompok, saya juga sangat berkontribusi dalam meningkatkan moral, semangat, dan keterikatan para anggota di tim kami dalam berbagai kegiatan yang saya selenggarakan. Dari skala 1-10 (10 menjadi nilai tertinggi), tim kami mendapatkan nilai 8 untuk ‘kesuksesan kegiatan dalam hal keterikatan’. Melalui segenap pencapaian saya sebagai seorang pelajar dan atlit, terbukti bahwa saya adalah orang yang bersemangat dan berdedikasi dalam setiap hal yang saya kerjakan.

Meskipun ini akan menjadi yang pertama kalinya saya bekerja di bidang perniagaan, saya cukup percaya diri bahwa dengan keterampilan dan kemampuan, saya bisa belajar dengan cepat dan berpengaruh langsung terhadap tim anda dan juga perusahaan.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk mempertimbangkan surat lamaran ini dan saya ingin sekali mendengarnya dari anda.Terima kasih telah meluangkan waktu untuk mempertimbangkan surat lamaran ini dan saya ingin sekali mendengarnya dari anda.

Hormat saya,

(tanda tangan)

(nama anda)

(alamat email anda & nomor kontak)

 Sumber

Nah setelah kamu melihat perbedaan keduanya, coba kamu bandingkan diantara kedua cover letter tersebut, manakah yang keliatan lebih ada usahanya? apakah cover letter yang pertama atau yang kedua? Jelas yang kedua. Cover letter yang pertama tidak terlalu terlihat usahanya, bisa saja seorang hrd sudah mengetahui lebih dulu bahwa cover letter yang bentuk pertama bisa Cuma asal copy dari internet lalu dipaste dengan data-data punya kamu.

Intinya adalah saat menulis cover letter ceritakanlah sebenar-benarnya keahliaan yang kamu miliki, dan alasan yang bisa membuat seorang hrd tertarik dan ingin mengenalmu secara lebih dalam saat interview. Nah, udah paham,kan,ya? Semoga saja paham maksudnya.

  1. Pengalaman kerja

The last Poin adalah pengalaman kerja. Jadi sebelum aku jelasin kenapa pengalaman kerja jadi hal paling penting setelah kedua poin sebelumnya, aku mau cerita dulu sama kalian. Plis lah ya baca dulu sampe selesai. Ceritanya, akutu mau nanya loker ke tetanggaku yang udah kerja dan jadi staf HRD saudara-saudara, eh tapi kata dianya perusahaan dianya lagi ga ngebuka loker. Ya allah ini aku kasih banget dah. Dan dia malah ngasih saran serta masukan gimana caranya biar dapet kerja, dan sarannya adalah “ Kalau bisa, nia nya harus udah punya pengalaman kerja dulu. Ya minimal 6 bulan lah. Soalnya kalau udah punya pengalaman kerja biasanya lebih gampang dapet kerjanya.” *JEGER

Saat ini, pengalaman kerja memang menjadi kualifikasi paling popular bagi perusahaan dalam menyeleksi karyawan.

Menurut The Independent yang dikutip dari situs jobstreet.co.id , penelitian baru menemukkan bahwa 58% perusahaan memberikan pengalaman kerja sebagai kualifikasi paling populer, dengan 48% lainnya memberikan pengalaman kerja sebagai faktor kedua terpopuler.

Biro statistic tenaga kerja Amerika Serikat memperkirakan bahwa hanya 33% pekerjaan di AS yang membutuhkan gelar sarjana, yang mengakibatkan pergeseran fokus pada pengalaman dan pelatihan di bidang yang diperlukan.

Hal itu dikarena pengalaman kerja memberikan kelebihan tersendiri dibandingkan dengan seorang freshgraduate, diantaranya mereka cenderung memiliki jaringan luas, memiliki pengetahuan tentang seluk beluk tentang dunia kerja, serta memiliki pengetahuan praktis dalam menjalankan perusahaan.

Nah sekian tulisan dari saya kali ini, semoga dapat bermanfaat dan semoga kita semua yang sedang mencari pekerjaan bisa segera mendapat pekerjaan terbaik.

Untuk teman-teman yang punya pengalaman tentang gimana susahnya mencari pekerjaan bisa share pengalamannya di kolom komentar dibawah,ya…

Tips Mudah Mengerjakan Skripsi

Halo I’m back.. karena aku dalam masa pencarian kerja (nganggur) jadi mulai hari ini aku akan mulai kembali memposting tulisan di blog. Ya itung-itung untuk mengisi waktu kosong gitu. Daripada nganggur ga ada kerjaan,kan? Mending berkarya *ciyelah

Oke kali ini aku aku menuliskan tentang tips mudah mengerjakan skripsi .

sudahkah-kamu-mengerjakan-skripsi-hari-ini

sumber

Skripsi memang menjadi hal paling menakutkan bagi mahasiswa tingkat akhir. Entah skripsi nya atau dosen pembimbingnya yang menakutkan.  Selama berbulan-bulan otakku diperas untuk mengerjakan skripsi yang memang amat sangat memusing. Selama itu pula aku merasa terus berputar-putar dipermasalahan yang sama, dan seolah tak berujung.

Terlepas dari itu, selama mengerjakan skripsi tersebut, aku berusaha untuk tetap menikmati momen saat mengerjakan skripsi. Nah Tips ini aku tulis berdasarkan pengalamanku dalam mengerjakan skripsi beberapa bulan lalu. Dan berikut hal-hal yang aku lakukan ketika mengerjakan skripsi dengan perasaan nyaman dan menyenangkan:

  1. Membuat outline sebelum menulis

Membuat ouline ini penting agar kita tahu mau membahas apa saja saat mulai menulis/menyusun skripsi . Inti dari poin ini adalam membuat perencanaan dalam menulis dari mulai waktu pengerjaan dan isi/content yang ingin dibahas serta berapa halaman yang ingin ditulis.

Membuat outline dan perencanaan itu banyak manfaatnya, salah satunya bisa mengurangi kebingungan ketika ingin memulai menulis/menyusun skripsi. Selain itu,  membuat outline juga membantumu untuk lebih rinci dan urut dalam mengerjakannya, serta membuatmu tetap mengingat materi yang ingin dibahas.

Oke daripada muter-muter bahasanya, pokoknya intinya membuat outline itu untuk membantumu mengurangi kebingungan saat mulai menulis atau writer block(bahasa di penulisan) saat sedang menulis, juga agar tak keluar jalur dari materi dan tak lupa dengan materi yang akan dibahas. Pokoknya gtu. Paham,kan? Semoga kamu paham, kalau belum coba hubungi penulisnya saja nanti dia akan menjelaskan prosedurnya dan manfaatnya lebih rinci secara langsung karena dia sekarang cerewet.

 

  1. Memberikan Rewards setiap selesai menulis skripsi

Rewards itu penting dan bisanya effektif. Eh salah kefektifannya tergantung dari ketegasan kita ke diri sendiri.  Kalau ga tegas ya ga bakal mempan. Jadi, sebisa mungkin kita harus tegas  ke diri sendiri.

Berdasarkan pengalaman pribadi, jika kita sudah tegas dan menerapkan system rewrd ini jadi seru banget sih. Kayak semacam pepatah  kalau pengen sesuatu harus usha dulu,. Nah rewrads  setelah nulis skripsi pun begitu. Oke daripada aku bingung ngejelasinnya, mending langsung aja ke contoh prosedurnya gimana.

Contohnya begini, dari awakl harus komitmen untuk menulis skripsi misal selama 3 jam, maka aku akan nonton film favorit atau bisa juga nelpon pacar sepuasnya (ini kalau yang ga jomblo, berhubung si penulis lagi jomblo jadi ya reward nya Cuma nonton film favorit sepuasnya aja). Rewardnya bisa apa saja sesuka kalian. Pokoknya hal yang paling kamu sukai. Kalau contoh reward ku sih begini bunyinya “ Aku bakal nonton drama korea favoritku setiap selesai nulis skripsi selama 5 jam sehari. Kalau tidak menulis selama 5 jam berarti tidak boleh menonton.”

Nah jika sesuai dengan rencana bahwa aku harus menulis skripsi selama 5 jam sehari, maka setalah itu aku nonton sepuasnya. Dan itu nyenengin banget sih, percaya deh! Kita jadi bisa lebih menghargai diri sendiri.

 

  1. Konsisten dan Kontinu

Pernah ingat ga,sih, dulu bapak/ibu guru kita selalu bilang “saat belajar lebih baik menyicil dan membacanya setiap hari daripada sistem kebut semalam”?

Saat itu aku belum mengamini pernyataan itu, tapi sekarang I totally agree about that statement. Aku mengalaminya sendiri saat menyusun skripsi. Menyicil mengerjakan skripsi itu lebih baik daripada sistem kebut semalam saat dikejar deadline.  Sebenarnya kuncinya bukan ada di  menyicilnya tapi ada di konsisten dan kontinu nya. Coba deh bayangin, misalnya kita udah komit dari awal, pokoknya harus nulis skripsi selama minimal 5 jam sehari sebanyak 5 lembar. Nah missal deadlinenya itu satu bulan lagi, maka coba kamu hitung sebulan ada 30 hari, sehari bikin 5 halamana, maka sebulan udah dapat berapa halaman? Udah dapet 150an halaman,kan? Ga berasa dan ga bakal berasa pusing. Dijamin deh.

 

Jadi setelah pembahasaan yang panjang lebar di atas, inti dari tips tersebut adalah:

  • Membuat outline materi yag akan ditulis atau akan dibahas di skripsi.
  • Membuat rewards jika bisa menyelesaikan outline yang sudah ditulis.
  • Kontinu dan konsisten (ini poin yang paling penting)

 

Oke sekian postinganku tentang tips mengerjakan skripsi, di lain pos aku akan bahas tips membagi waktu saat mengerjakan skripsi. Semoga bermanfaat. Dan kalau di antara kalian ada yang lagi kerepotan dalam nyusun skripsi, bisa share pengalaman. Di bawah ya….

Salam mahasiswa tingkat akhir!!! Semangat Ini Semua Ujian! Percaya deh skripsi ga

semenakutkan itu,kok, ya cuma memusingkan aja…