Tips Mudah Mengerjakan Skripsi

Halo I’m back.. karena aku dalam masa pencarian kerja (nganggur) jadi mulai hari ini aku akan mulai kembali memposting tulisan di blog. Ya itung-itung untuk mengisi waktu kosong gitu. Daripada nganggur ga ada kerjaan,kan? Mending berkarya *ciyelah

Oke kali ini aku aku menuliskan tentang tips mudah mengerjakan skripsi .

sudahkah-kamu-mengerjakan-skripsi-hari-ini

sumber

Skripsi memang menjadi hal paling menakutkan bagi mahasiswa tingkat akhir. Entah skripsi nya atau dosen pembimbingnya yang menakutkan.  Selama berbulan-bulan otakku diperas untuk mengerjakan skripsi yang memang amat sangat memusing. Selama itu pula aku merasa terus berputar-putar dipermasalahan yang sama, dan seolah tak berujung.

Terlepas dari itu, selama mengerjakan skripsi tersebut, aku berusaha untuk tetap menikmati momen saat mengerjakan skripsi. Nah Tips ini aku tulis berdasarkan pengalamanku dalam mengerjakan skripsi beberapa bulan lalu. Dan berikut hal-hal yang aku lakukan ketika mengerjakan skripsi dengan perasaan nyaman dan menyenangkan:

  1. Membuat outline sebelum menulis

Membuat ouline ini penting agar kita tahu mau membahas apa saja saat mulai menulis/menyusun skripsi . Inti dari poin ini adalam membuat perencanaan dalam menulis dari mulai waktu pengerjaan dan isi/content yang ingin dibahas serta berapa halaman yang ingin ditulis.

Membuat outline dan perencanaan itu banyak manfaatnya, salah satunya bisa mengurangi kebingungan ketika ingin memulai menulis/menyusun skripsi. Selain itu,  membuat outline juga membantumu untuk lebih rinci dan urut dalam mengerjakannya, serta membuatmu tetap mengingat materi yang ingin dibahas.

Oke daripada muter-muter bahasanya, pokoknya intinya membuat outline itu untuk membantumu mengurangi kebingungan saat mulai menulis atau writer block(bahasa di penulisan) saat sedang menulis, juga agar tak keluar jalur dari materi dan tak lupa dengan materi yang akan dibahas. Pokoknya gtu. Paham,kan? Semoga kamu paham, kalau belum coba hubungi penulisnya saja nanti dia akan menjelaskan prosedurnya dan manfaatnya lebih rinci secara langsung karena dia sekarang cerewet.

 

  1. Memberikan Rewards setiap selesai menulis skripsi

Rewards itu penting dan bisanya effektif. Eh salah kefektifannya tergantung dari ketegasan kita ke diri sendiri.  Kalau ga tegas ya ga bakal mempan. Jadi, sebisa mungkin kita harus tegas  ke diri sendiri.

Berdasarkan pengalaman pribadi, jika kita sudah tegas dan menerapkan system rewrd ini jadi seru banget sih. Kayak semacam pepatah  kalau pengen sesuatu harus usha dulu,. Nah rewrads  setelah nulis skripsi pun begitu. Oke daripada aku bingung ngejelasinnya, mending langsung aja ke contoh prosedurnya gimana.

Contohnya begini, dari awakl harus komitmen untuk menulis skripsi misal selama 3 jam, maka aku akan nonton film favorit atau bisa juga nelpon pacar sepuasnya (ini kalau yang ga jomblo, berhubung si penulis lagi jomblo jadi ya reward nya Cuma nonton film favorit sepuasnya aja). Rewardnya bisa apa saja sesuka kalian. Pokoknya hal yang paling kamu sukai. Kalau contoh reward ku sih begini bunyinya “ Aku bakal nonton drama korea favoritku setiap selesai nulis skripsi selama 5 jam sehari. Kalau tidak menulis selama 5 jam berarti tidak boleh menonton.”

Nah jika sesuai dengan rencana bahwa aku harus menulis skripsi selama 5 jam sehari, maka setalah itu aku nonton sepuasnya. Dan itu nyenengin banget sih, percaya deh! Kita jadi bisa lebih menghargai diri sendiri.

 

  1. Konsisten dan Kontinu

Pernah ingat ga,sih, dulu bapak/ibu guru kita selalu bilang “saat belajar lebih baik menyicil dan membacanya setiap hari daripada sistem kebut semalam”?

Saat itu aku belum mengamini pernyataan itu, tapi sekarang I totally agree about that statement. Aku mengalaminya sendiri saat menyusun skripsi. Menyicil mengerjakan skripsi itu lebih baik daripada sistem kebut semalam saat dikejar deadline.  Sebenarnya kuncinya bukan ada di  menyicilnya tapi ada di konsisten dan kontinu nya. Coba deh bayangin, misalnya kita udah komit dari awal, pokoknya harus nulis skripsi selama minimal 5 jam sehari sebanyak 5 lembar. Nah missal deadlinenya itu satu bulan lagi, maka coba kamu hitung sebulan ada 30 hari, sehari bikin 5 halamana, maka sebulan udah dapat berapa halaman? Udah dapet 150an halaman,kan? Ga berasa dan ga bakal berasa pusing. Dijamin deh.

 

Jadi setelah pembahasaan yang panjang lebar di atas, inti dari tips tersebut adalah:

  • Membuat outline materi yag akan ditulis atau akan dibahas di skripsi.
  • Membuat rewards jika bisa menyelesaikan outline yang sudah ditulis.
  • Kontinu dan konsisten (ini poin yang paling penting)

 

Oke sekian postinganku tentang tips mengerjakan skripsi, di lain pos aku akan bahas tips membagi waktu saat mengerjakan skripsi. Semoga bermanfaat. Dan kalau di antara kalian ada yang lagi kerepotan dalam nyusun skripsi, bisa share pengalaman. Di bawah ya….

Salam mahasiswa tingkat akhir!!! Semangat Ini Semua Ujian! Percaya deh skripsi ga

semenakutkan itu,kok, ya cuma memusingkan aja…

Advertisements

3 Tips dalam Menggapai Karir Impianmu di Tahun 2018

“Better an oops than a what if”~Hitam Putih

download

Sumber

Katanya, lebih baik keluar dari zona nyaman, lakukan hal yang kamu sukai dengan focus dan lebih baik gagal saat melakukannya daripada tidak mencoba sama sekali.

Katanya, Jika pun gagal kau akan mendapat  pelajaran yang berharga dan bisa memulai kembali dari kegagalan yang sudah kamu lakukan. Katanya begitu.

Nah untuk kali ini aku akan membahas tentang bagaiman caranya menggapai karir impianmu, tulisan ini akan dibagi menjadi beberapa poin seperti yang biasa aku posting di postingan sebelumnya. Tips ini sebenarnya bukan murni hasil dari pemikiranku, melainkan tips ini diberikan oleh kakaku  kepadaku yang notabenenya belum bisa menggapai impiannya, justru masih bingung juga sebenernya dia mau jadi apa dan mau berkarir sebagai apa (si penulis artikel: red).

Sebelum aku membagkan tips yang udah diberikan oleh kakaku, aku mau bahas kakaku dulu terlebih dahulu.

FYI, kakaku itu seorang programmer. Aku ga tau sih dia itu programmer atau developer, tapi dia selalu mencap dirinya sebagai android publisher atau android developer atau apalah itu  *kugakngertisoalnya

Pokoknya yang aku tau, kerjanya itu yang bikin games dan aplikasi di hp android gitu. Nah yang ngegajinya itu google ads. Ya kayak blogger gitu dapet gajinya, Kita masang iklan di blog, trus kalau ada yang klik iklan dapat uang. Nah kalo dia masang iklannya itu di aplikasi yang dia bikin. Gitu. Paham,kan, maksudnya? Ya anggap saja kamu paham. Kalau kamu masih ga paham coba hubungi saja penulisnya, dia mau kok menjelaskan dengan rinci. Soalnya dia sekarang jadi cerewet.

Nah nasehat itu akan aku pecah dan jabarkan secara mendetail, karena saat itu, entah kenapa kakak aku yang biasanya diem banget itu, tiba-tiba jadi secerewet itu. Ini serius loh! Kalo kamu tau/liat, kamu juga pasti heran. Oke here they are:

  1. Cari dan Temukanlah Hal yang Kamu Sukai

Katanya, kita harus melakukan hal yang kita sukai. Agar nanti kalau kerja, kita jadi ga ngerasa terpaksa gitu ngelakuinnya. Katanya, penting untuk mencari dan menemukan apa yang kita sukai atau apa passion yang paling kamu sukai untuk dilakukan.

download (2)

sumber

“ kamu bisa ngelakuin apa yang kamu mau, Hobby kamu, passion kamu. Hobby yang dibayar itu  menyenangkan.  Pokoknya lakuin apa yang kamu mau lakukan.”

Aku lupa persisnya dia ngomong gimana, tapi intinya dia nyuruh aku untu mencari hobby apa yang paling aku sukai, dan dia juga minta aku untuk menggeluti hobby yang kusukai itu. Gitulah itunya.

  1. Fokus dan Yakin dengan Apa yang Kamu Kerjakan

Poin kedua adalah Fokus dan yakin dengan apa yang kita kerjakan. Setelah kita tau apa yang kita  sukai atau hobby apa yang kita sukai, kita harus fokus sama hobby yang kita sukai itu. Kita harus banyak berlatih, harus banyak belajar agar skill yang kita punya terus meningkat.

download (1)

sumber

FYI, kakak aku  itu belajar programmesumr otodidak, loh. Ga tau dia belajar dari mana. Katanya, dia sering bolak-balik warnet buat belajar bahasa pemrograman gitu.

Menurut dia “Bakat itu, bukan 100% pemberian dari Tuhan, bukan juga yang kita punyai atau pun bukan yang kita warisi dari lahir. Bakat itu lahir dari latihan.”

Kata kakakku juga, kalau kita sudah tau apa yang kita sukai, kita juga harus yakin dengan apa yang kita kerjakan. Contohnya kakak aku, walaupun tak ada jaminan bahwa dari awal ketika dia memilih untuk menjadi developer dia akan sukses, tapi karena dia yakin dengan kemampuannya, dia yakin dengan apa yang dia kerjakan, dia juga fokus dan banyak latihan, akhirnya dia  bisa membuktikan bahwa dia bisa sukses di jalan yang dia pilih.

  1. Jangan Dengarkan Ucapan Orang Lain

Pernah denger,kan, kisah seorang katak yang mencoba untuk memanjat menara, namun ada begitu banyak katak lain yang mencerca dan menghina tapi akhirnya dia bisa mencapai tujunyannya (sampai pada puncak menara). Ternyata si katak yang bisa menggapai tujuannya adalah katak yang tulis, sehingga dia bisa mendengar kata-kata meremahkan dari katak-katak yang lain.

Nah seperti itulah kita saat ingin menggapai impian kita.

Ketika kita sudah memutuskan untuk mengambil suatu pilihan, entah seberapa banyak orang yang meremehkan dan seberapa banyak orang yang sangsi dengan pilihan kita, katanya kita tak boleh mendengarkan ucapan orang lain.

Kata kakaku, katanya jika kita terus mendengarkan ucapan orang lain, kita tak akan bisa maju, terlebih jika kita mendengaran ucapan orang yang hanya berniat untuk menjatuhkan kita. Itu ga ada gunanya mending kita fokus sama pilihan kita, terus berlatih dan belajar untuk bisa menjadi master dalam pilihan yang kita ambil. Gitu.

 

Nah itulah beberapa tips yang diberikan oleh kakaku untuk menggapai karir impian. Sekian dari ku semoga bermanfaat. Dan semoga di tahun 2018 ini kita semua bisa menggapai karir impian kita. Aamiin. Jika ada yang ingin share tentang hobby atau karir impiannya, bisa share di kolom komentar di bawah ya! Semangat!

 

 

 

 

 

 

Menyembuhkan Luka Karena Kematian

kematian1.jpg

sumber

              Ketika menulis ini, sejujurnya aku sedang begitu merindukan ibuku. Ibuku sudah meninggal tiga tahun yang lalu. Ya, topik yang aku bahas kali ini memang tak jauh sekitar ibu dan kehilangan. Jangan tanya kenapa, karena memang itulah yang sedang kurasakan sekarang.

Kalian semua, adakah yang pernah mengalami kehilangan ? Adakah yang pernah ditinggalkan oleh seseorang yang paling disayangi karena kematian ? jika aku bertanya bagaimana perasaan kalian sekarang setelah waktu berlalu dan kalian menyadari bahwa sudah tak ada lagi orang yang kalian sayangi ? Bagaimana perasaan kalian ketika tiba-tiba rindu menghampiri dan semua bayangan tentang dia yang pergi kembali menyeruak ? Jawabannya pasti bervariasi. Aku pernah membaca sebuah quote dalam novel remeber when, aku lupa siapa yang mengatakan quote itu tapi si tokohnya ada yang pernah berkata ”Luka kehilangan karena kematian itu tak akan bisa begitu saja dilupakan.”

Aku kurang begitu mengingat detailnya tapi intinya adalah sebuah luka kehilangan karena kematian itu sangat sulit untuk disembuhkan. Perlu waktu lama untuk menyembuhkannya. Dan aku pun mengalami hal ini. Even it has been 3 years. This pain is always same as the day when she passed away. Rasa sakitnya masih sama saat beliau pergi 3 tahun lalu. it menas that i can’t heal myself. sekarang, perasaanku jauh lebih baik dari sebelumnya. Dulu, aku masih sering melakukan pengandaian-pengandaian, seolah menolak takdir. Kali ini aku akan memberitahu hal apa saja yang harus dilakukan untuk mengurangi luka kehilangan tersebut, Berikut diantaranya :

 

  1. Menangislah

Ketika kalian mendapati fakta bahwa orang yang paling kalian sayangi pergi, jangan ragu untuk menangis. Menangislah sampai puas. Menangislah sampai rasanya air mata kalian akan mengering. Luapkan semua kesedihan tersebut lewat tangisan. Jangan menahannya, karena ketika perasaan sedih tersebut terus ditahan justru akan menjadi bom waktu dikemudian hari yang akan meledak suatu saat nanti dan puncaknya akan terus merasa bersalah. Luapkan semua perasaan yang sedang dirasakan saat itu juga.

 

  1. Kematian itu pasti

Setelah meluapkan semua emosi. Mulailah berpikir dan ingat satu hal bahwa kematian itu pasti. Di dunia ini tak ada kata pasti, semua hanya kesempatan-kesempatan yang berlalu lalang dalam hidup kita. Tapi kematian itu pasti. bukankah sudah dijelaskan dalam al-qur’an bahwa semua yang ada di dunia ini milikNya yang sewaktu-waktu bisa saja diambil. Begitu pun orang kita Sayangi. Tak ada yang bisa menghindari kematian. Jika boleh jujur, aku sempat tersadar karena suatu kata yang aku tulis sendiri di sebuah buku harian, isinya begini ”siap atau tidak sekarang atau nanti semua orang pasti akan mengalami kehilangan, atau mungkin suatu hari nanti kita sendirilah yang akan meninggalkan.”

 

  1. Menulislah

Dulu ketika ibuku meninggal aku selalu menulis. Menulis apa saja, menulis semua perasaan yang kurasakan. Aku pun sering menulis surat untuk ibuku. Ya itu memang terlihat gila, karena kutahu ibuku tak akan membacanya. Tapi menurut penelitian, menulis bisa merelease perasaan dan menstabilkan emosi seseorang percaya atau tidak percaya, tapi perlahan-lahan setelah aku sering menulis, perasaanku berangsur-angsur membaik.

Sekian tulisan dariku. adakah di sini yang ingin sharing tentang pengalamannya yang harus menghadapi sebuah kehilangan kematian? atau adakah di sini yang sedang dan masih berusaha menyembuhkan lukanya karena kematian sepertiku ? Silahkan share di kolom komentar,ya!